Episode 826
Estudio Sahih Hadith - Sesión 826 (40 Hadith)
La traducción aún no está disponible en este idioma — se muestra en inglés.
⏳ El audio se está procesando — mientras tanto puedes escucharlo en línea.
¡Bienvenidos a la profecía del Profeta Muhammad (que la paz y las bendiciones de Allah sean con él) y a la profecía del Profeta Muhammad (que la paz y las bendiciones de Allah sean con él) y a la profecía del Profeta Muhammad (que la paz y las bendiciones de Allah sean con él). Hadits ke-1. حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنَا رَبَاحٌ عَنْ مَعْمَرٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ مُسْلِمِ بْنِ شِهَابٍ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ بَعْضِهِمْأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ وَهُوَ فِي سُوقِ الْحَزْوَرَةِ وَاللَّهِ إِنَّكِ لَخَيْرُ أَرْضِ اللَّهِ وَأَحَبُّ الْأَرْضِ إِلَى اللَّهِ وَلَوْلَا أَنِّي أُخْرِجْتُ مِنْكِ مَا خَرَجْتُ. Telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Khalid] Telah menceritakan kepada kami [Rabbah] dari [Ma'mar] dari [Muhammad bin Muslim bin Syihab Az Zuhri] dari [Abu Salamah bin Abdurrahman] dari [sebagian mereka] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berada di pasha Al Hazwarah dan beliau bersabda: "Demi Allah, kamu adalah bumi Allah yang paling baik, dan paling dicintai-Nya, kalau bukan karena aku diusir darimu, niscaya aku tidak akan keluar." (Derajat: shahih. Sumber: Musnad Ahmad.) Hadits ke-2. حَدَّثَنَا أَبُو زَكَرِيَّا يَحْيَى بْنُ إِسْحَاقَ مِنْ كِتَابِهِ أَخْبَرَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ وَحَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ عِيسَى حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ يَزِيدَ بْنِ عَمْرٍو عَنْ أَبِي ثَوْرٍ وَقَالَ إِسْحَاقُ الْفَهْمِيُّ قَالَكُنَّا عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمًا فَأُتِيَ بِثَوْبٍ مِنْ ثِيَابِ الْمَعَافِرِ فَقَالَ أَبُو سُفْيَانَ لَعَنَ اللَّهُ هَذَا الثَّوْبَ وَلَعَنَ مَنْ يَعْمَلُ لَهُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَلْعَنْهُمْ فَإِنَّهُمْ مِنِّي وَأَنَا مِنْهُمْ قَالَ إِسْحَاقُ وَلَعَنَ اللَّهُ مَنْ يَعْمَلُهُ. Telah menceritakan kepada kami [Abu Zakaria Yahya bin Ishaq] dari kitabnya, telah mengabarkan kepada kami [Ibnu Lahi'ah] -Dan dalam riwayat lain- Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Isa] Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Lahi'ah] dari [Yazid bin Amru] dari [Abu Tsaur] -dan dalam riwayat lain- Ishaq Al Fahmi berkata; Suatu hari, kami pernah berada di sisi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, maka didatangkanlah sehelai pakaian dari kampung Ma'afir, lalu Abu Sufyan pun berkata, "Semoga Allah melaknati pakaian ini, dan melaknati orang yang membuatnya." Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jangan kamu melaknati mereka, karena penduduk perkampungan itu termasuk golonganku, dan aku pun bagian dari mereka." -Dalam riwayat lain- Ishaq berkata; Dan semoga Allah melaknati orang yang membuatnya." (Derajat: shahih. Sumber: Musnad Ahmad.) Hadits ke-3. حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا قُرَّةُ بْنُ خَالِدٍ عَنْ ضِرْغَامَةَ بْنِ عُلَيْبَةَ بْنِ حَرْمَلَةَ الْعَنْبَرِيِّ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ أَبِيهِ قَالَأَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْصِنِي قَالَ اتَّقِ اللَّهَ وَإِذَا كُنْتَ فِي مَجْلِسِ قَوْمٍ فَسَمِعْتَهُمْ يَقُولُونَ مَا يُعْجِبُكَ فَأْتِهِ وَإِذَا سَمِعْتَهُمْ يَقُولُونَ مَا تَكْرَهُ فَاتْرُكْهُ. Telah menceritakan kepada kami [Rauh] Telah menceritakan kepada kami [Qurrah bin Khalid] dari [Dlirghamah bin Ulaibatah bin Harmalah Al Ambari] ia berkata, telah menceritakan kepadaku [bapakku] dari [bapaknya] ia berkata; Saya mendatangi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan berkata, "Wahai Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berwasiatlah padaku." Maka beliau pun bersabda: "Bertaqwalah kepada Allah. Apabila kamu berada di majlis suatu kaum dan kamu mendengar mereka berbincang dengan sesuatu yang membuatmu terkagum, maka ikutlah. Namun, jika kamu mendengar mereka membicarakan sesuatu yang kamu benci, maka tinggalkanlah majelis itu." (Derajat: shahih. Sumber: Musnad Ahmad.) Hadits ke-4. حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سَلَمَةُ بْنُ نُبَيْطٍ عَنْ أَبِيهِ وَكَانَ قَدْ حَجَّ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَرَأَيْتُهُ يَخْطُبُ يَوْمَ عَرَفَةَ عَلَى بَعِيرِهِ. Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Salamah bin Nubaith] dari [bapaknya] dan ia telah menunaikan haji bersama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, ia berkata; Saya telah melihat beliau berkhutbah pada hari Arafah di atas kendaraannya. (Derajat: shahih. Sumber: Musnad Ahmad.) Hadits ke-5. حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ زَكَرِيَّا بْنِ أَبِي زَائِدَةَ حَدَّثَنِي أَبُو مَالِكٍ الْأَشْجَعِيُّ حَدَّثَنِي نُبَيْطُ بْنُ شَرِيطٍ قَالَإِنِّي لَرَدِيفُ أَبِي فِي حَجَّةِ الْوَدَاعِ إِذْ تَكَلَّمَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُمْتُ عَلَى عَجُزِ الرَّاحِلَةِ فَوَضَعْتُ يَدِي عَلَى عَاتِقِ أَبِي فَسَمِعْتُهُ يَقُولُ أَيُّ يَوْمٍ أَحْرَمُ قَالُوا هَذَا الْيَوْمُ قَالَ فَأَيُّ بَلَدٍ أَحْرَمُ قَالُوا هَذَا الْبَلَدُ قَالَ فَأَيُّ شَهْرٍ أَحْرَمُ قَالُوا هَذَا الشَّهْرُ قَالَ فَإِنَّ دِمَاءَكُمْ وَأَمْوَالَكُمْ عَلَيْكُمْ حَرَامٌ كَحُرْمَةِ يَوْمِكُمْ هَذَا فِي شَهْرِكُمْ هَذَا فِي بَلَدِكُمْ هَذَا هَلْ بَلَّغْتُ قَالُوا نَعَمْ قَالَ اللَّهُمَّ اشْهَدْ اللَّهُمَّ اشْهَدْ. Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Zakaria bin Abu Za`idah] telah menceritakan kepadaku [Abu Malik Al Asyja'i] telah menceritakan kepadaku [Nubaith bin Syarith] ia berkata; Saya membonceng di belakang bapakku pada saat Haji Wada', kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berbicara, dan saya pun berdiri di atas hewan tunggangan bagian belakang, saya meletakkan tanganku di atas pundak bapakku. Lalu saya mendengar beliau bertanya: "Hari apakah yang paling suci?" para sahabat menjawab, "Hari ini." beliau bertanya lagi: "Negeri manakah yang paling suci?" para sahabat menjawab, "Negeri ini." beliau bertanya lagi: "Bulan apakah yang paling suci?" mereka menjawab, "Bulan ini." kemudian beliau bersabda: "Sesungguhnya darah dan harta kalian adalah haram atas kalian, sebagaimana keharaman hari ini, pada bulan ini dan di negeri kalian ini. Apakah saya telah menyampaikan?" para sahabat menjawab, "Ya." Beliau bersabda: "Ya Allah, saksikanlah." (Derajat: shahih. Sumber: Musnad Ahmad.) Hadits ke-6. حَدَّثَنَا عَبْدُ الْحَمِيدِ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَبُو يَحْيَى الْحِمَّانِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا سَلَمَةُ بْنُ نُبَيْطٍ قَالَ كَانَ أَبِي وَجَدِّي وَعَمِّي مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَخْبَرَنِي أَبِي قَالَرَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْطُبُ عَشِيَّةَ عَرَفَةَ عَلَى جَمَلٍ أَحْمَرَ. Telah menceritakan kepada kami [Abdul Hamid bin Abdurrahman Abu Yahya Al Himmani] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Salamah bin Nubaith] ia berkata; Bapak, kakek dan pamanku, pernah bersama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Maka [ayahku] mengabarkanku, ia berkata; Saya melihat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berkhutbah pada sore hari di Arafah, sedangkan beliau berada di atas Unta merahnya. (Derajat: shahih. Sumber: Musnad Ahmad.) Hadits ke-7. قَالَ قَالَ سَلَمَةُأَوْصَانِي أَبِي بِصَلَاةِ السَّحَرِ قُلْتُ يَا أَبَتْ إِنِّي لَا أُطِيقُهَا قَالَ فَانْظُرْ الرَّكْعَتَيْنِ قَبْلَ الْفَجْرِ فَلَا تَدَعَنَّهُمَا وَلَا تَشْخَصَنَّ فِي الْفِتْنَةِ. Perawi berkata, [Salamah] berkata; [Bapakku] telah berwasiat padaku dengan Shalat Sahar. Saya berkata; "Wahai ayahku, saya tidak mampu melakukannya." Maka bapakku berkata, "Shalat-lah dua rakaat sebelum fajar, dan jangnlah sekali-kali engkau tinggalkan dan janganlah kamu turut campur dalam fitnah." (Derajat: shahih. Sumber: Musnad Ahmad.) Hadits ke-8. حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا رَافِعُ بْنُ سَلَمَةَ يَعْنِي الْأَشْجَعِيَّ وَسَالِمُ بْنُ أَبِي الْجَعْدِ عَنْ أَبِيهِ قَالَ حَدَّثَنِي سَلَمَةُ بْنُ نُبَيْطٍ الْأَشْجَعِيُّأَنَّ أَبَاهُ قَدْ أَدْرَكَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَكَانَ رِدْفًا خَلْفَ أَبِيهِ فِي حَجَّةِ الْوَدَاعِ قَالَ فَقُلْتُ يَا أَبَتِ أَرِنِي النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ قُمْ فَخُذْ بِوَاسِطَةِ الرَّحْلِ قَالَ فَقُمْتُ فَأَخَذْتُ بِوَاسِطَةِ الرَّحْلِ فَقَالَ انْظُرْ إِلَى صَاحِبِ الْجَمَلِ الْأَحْمَرِ الَّذِي يُومِئُ بِيَدِهِ فِي يَدِهِ الْقَضِيبُ. Telah menceritakan kepada kami [Hasan bin Musa] Telah menceritakan kepada kami [Rafi' bin Salamah yakni Al Asyja'i], dan [Salim bin Abul Ja'd] dari [bapaknya] ia berkata, telah menceritakan kepadaku [Salamah bin Nubaith Al Asyja'i] bahwa [bapaknya] telah menjumpai Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, dan ia pernah membonceng di belakang bapaknya pada saat Haji Wada'. Salamah berkata; Saya berkata, "Wahai bapakku, tunjukkanlah padaku wajah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam." ia berkata, "Berdirilah di tengah-tengah kendaraan ini." Salamah berkata; Saya berkata, "Maka, saya pun berdiri pas di tengah-tengah kendaraan dan ia berkata, 'Lihatlah ke arah pemilik Unta yang merah yang sedang memberi isyarat dengan tangannya dan di tangannya terdapat pedang tipis." (Derajat: shahih. Sumber: Musnad Ahmad.) Hadits ke-9. حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ أَبِي خَالِدٍ عَنْ أَخِيهِ عَنْ أَبِي كَاهِلٍ قَالَ إِسْمَاعِيلُ قَدْ رَأَيْتُ أَبَا كَاهِلٍ قَالَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْطُبُ النَّاسَ يَوْمَ عِيدٍ عَلَى نَاقَةٍ خَرْمَاءَ وَحَبَشِيٌّ مُمْسِكٌ بِخِطَامِهَا. Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Isma'il bin Abu Khalid] dari [saudaranya] dari [Abu Kahil] -telah berkata Isma'il; saya melihat Abu Kahil- ia berkata; Saya melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkhutbah kepada manusia pada saat hari raya. Sedangkan saat itu, beliau berada di atas Untanya yang dilubangi telinganya, sementara seorang budak Habsyi memegang tali kekangnya. (Derajat: shahih. Sumber: Musnad Ahmad.) Hadits ke-10. حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ مَعْبَدِ بْنِ خَالِدٍ قَالَ سَمِعْتُ حَارِثَةَ بْنَ وَهْبٍ قَالَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ تَصَدَّقُوا فَيُوشِكُ الرَّجُلُ يَمْشِي بِصَدَقَتِهِ فَيَقُولُ الَّذِي أُعْطِيَهَا لَوْ جِئْتَ بِهَا بِالْأَمْسِ قَبِلْتُهَا وَأَمَّا الْآنَ فَلَا حَاجَةَ لِي فِيهَا فَلَا يَجِدُ مَنْ يَقْبَلُهَا. Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Ma'bad bin Khalid] ia berkata, saya mendengar [Haritsah bin Wahb] ia berkata; Saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Bersedekahlah kalian, karena hampir saja akan datang masanya, yang ketika itu seorang laki-laki berjalan (dengan menyuguhkan) sedekahnya, namun orang yang akan menerimanya berkata, 'Sekiranya kamu datang kemarin, pasti akan saya terima. Namun sekarang, saya tidak akan menerimanya, saya tidak butuh lagi dengan sedekahmu.' Hingga laki-laki itu pun tidak mendapatkan orang yang mau menerima sedekahnya." (Derajat: shahih. Sumber: Musnad Ahmad.) Hadits ke-11. حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ حَارِثَةَ بْنِ وَهْبٍ الْخُزَاعِيِّ قَالَصَلَّيْتُ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الظُّهْرَ وَالْعَصْرَ بِمِنًى أَكْثَرَ مَا كَانَ النَّاسُ وَآمَنَهُ رَكْعَتَيْنِ. Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Abu Ishaq] dari [Haritsah bin Wahb Al Khuza'i] ia berkata; Saya shalat Zhuhur dan Ashar (masing-masing) dua raka'at bersama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam di Mina, yang ketika itu kami paling banyak jumlahnya daripada biasanya dan paling banyak mendapatkan thumakninah. (Derajat: shahih. Sumber: Musnad Ahmad.) Hadits ke-12. حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ مَعْبَدِ بْنِ خَالِدٍ قَالَ سَمِعْتُ حَارِثَةَ بْنَ وَهْبٍ الْخُزَاعِيَّ يَقُولُقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلَا أُخْبِرُكُمْ بِأَهْلِ الْجَنَّةِ كُلُّ ضَعِيفٍ مُتَضَعَّفٍ لَوْ يُقْسِمُ عَلَى اللَّهِ لَأَبَرَّهُ أَلَا أُخْبِرُكُمْ بِأَهْلِ النَّارِ كُلُّ جَوَّاظٍ جَعْظَرِيٍّ مُسْتَكْبِرٍ. Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Sufyan] dari [Ma'mad bin Khalid] ia berkata, saya mendengar [Haritsah bin Wahb Al Khuza'i] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Maukah kalian aku bertahu tentang penduduk surga? Yaitu, setiap orang yang lemah dan ditindas, dan jiga ia bersumpah atas nama Allah, niscaya Allah akan mengabulkan (do'anya). Maukah kalian aku bertahu akan penghuni neraka? Yaitu, setiap orang kasar, bengis, lagi sombong." (Derajat: shahih. Sumber: Musnad Ahmad.) Hadits ke-13. حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ مَعْبَدِ بْنِ خَالِدٍ قَالَ سَمِعْتُ حَارِثَةَ بْنَ وَهْبٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَصَدَّقُوا فَإِنَّهُ يُوشِكُ أَحَدُكُمْ أَنْ يَخْرُجَ بِصَدَقَتِهِ فَلَا يَجِدُ مَنْ يَقْبَلُهَا مِنْهُ. Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Syu'bah] dari [Ma'bad bin Khalid] ia berkata, saya mendengar [Haritsah bin Wahb] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Bersedekahlah kalian, karena hampir saja datang suatu masa, yang ketika itu salah seorang dari kaian keluar dengan membawa sedekahnya, namun tak seorang pun yang mau menerimanya." (Derajat: shahih. Sumber: Musnad Ahmad.) Hadits ke-14. حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ مَعْبَدِ بْنِ خَالِدٍ عَنْ حَارِثَةَ بْنِ وَهْبٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلَا أُنَبِّئُكُمْ بِأَهْلِ الْجَنَّةِ كُلُّ ضَعِيفٍ مُتَضَعَّفٍ لَوْ أَقْسَمَ عَلَى اللَّهِ لَأَبَرَّهُ أَلَا أُنَبِّئُكُمْ بِأَهْلِ النَّارِ كُلُّ عُتُلٍّ جَوَّاظٍ مُسْتَكْبِرٍ. Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman bin Mahdi] dari [Sufyan] dari [Ma'bad bin Khalid] dari [Kharitsah bin Wahb] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Maukah kalian aku bertahu tentang penduduk surga? Yaitu, setiap orang yang lemah dan ditindas, dan jika ia bersumpah atas nama Allah, niscaya Allah akan mengabulkan (do'anya). Maukah kalian aku bertahu akan penghuni neraka? Yaitu, setiap orang kuat, bengis lagi sombong." (Derajat: shahih. Sumber: Musnad Ahmad.) Hadits ke-15. حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا إِسْحَاقَ يُحَدِّثُ عَنْ حَارِثَةَ بْنِ وَهْبٍ الْخُزَاعِيِّ قَالَصَلَّى بِنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَكْثَرَ مَا كُنَّا وَآمَنَهُ بِمِنًى رَكْعَتَيْنِحَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ مَعْبَدِ بْنِ خَالِدٍ قَالَ سَمِعْتُ حَارِثَةَ بْنَ وَهْبٍ الْخُزَاعِيَّ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ. Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] ia berkata, saya mendengar [Abu Ishaq] menceritakan dari [Haritsah bin Wahb Al Khuza'i] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah shalat bersama kami dua raka'at di Mina, yang ketika itu jumlah kami paling banyak tidak seperti sebelumnya, dan paling bisa memperoleh thumakninah. Telah menceritakan kepada kami [Abu Nu'aim] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Ma'bad bin Khalid] berkata, saya mendengar [Haritsah bin Wahb Al Khuza'i] ia berkata; Saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. dan ia pun menyebutkan hadits. (Derajat: shahih. Sumber: Musnad Ahmad.) Hadits ke-16. حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا مِسْعَرٌ وَالْمَسْعُودِيُّ عَنِ الْوَلِيدِ بْنِ سَرِيعٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ حُرَيْثٍ قَالَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْرَأُ فِي الْفَجْرِ إِذَا الشَّمْسُ كُوِّرَتْ وَسَمِعْتُهُ يَقُولُ{ وَاللَّيْلِ إِذَا عَسْعَسَ }. Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Mis'ar] dan [Al Mas'udi] dari [Al Walid bin Sari'] dari [Amru bin Huraits] ia berkata; Saat menunaikah shalat Fajar (Subuh), saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam membaca: "IDZAASY SYAMSU KUWWIRAT." (Derajat: shahih. Sumber: Musnad Ahmad.) Hadits ke-17. حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا مُسَاوِرٌ الْوَرَّاقُ عَنْ جَعْفَرِ بْنِ عَمْرِو بْنِ حُرَيْثٍ عَنْ أَبِيهِأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَطَبَ النَّاسَ وَعَلَيْهِ عِمَامَةٌ سَوْدَاءُ. Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Musawir Al Warraq] dari [Ja'far bin Amru bin Huraits] dari [bapaknya] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berkhutbah kepada manusia, dan saat itu, beliau mengenakan Imamah (sejenis surban) yang berwarna hitam. (Derajat: shahih. Sumber: Musnad Ahmad.) Hadits ke-18. حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ السُّدِّيِّ عَمَّنْ سَمِعَ عَمْرَو بْنَ حُرَيْثٍ يَقُولُصَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي نَعْلَيْهِ. Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [As Sudi] dari [seorang] yang mendengar [Amru bin] Huraits, ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam shalat dengan mengenakan terompahnya. (Derajat: shahih. Sumber: Musnad Ahmad.) Hadits ke-19. حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ السُّدِّيِّ حَدَّثَنِي مَنْ سَمِعَ عَمْرَو بْنَ حُرَيْثٍ قَالَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي فِي نَعْلَيْنِ مَخْصُوفَيْنِ. Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [As Sudi] telah menceritakan kepadaku [seorang] yang mendengar [Amru bin Huraits], ia berkata; Saya melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam shalat dengan memakai terompah yang sering beliau gunakan untuk bepergian. (Derajat: shahih. Sumber: Musnad Ahmad.) Hadits ke-20. حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنِ الْحَجَّاجِ الْمُحَارِبِيِّ عَنْ أَبِي الْأَسْوَدِ عَنْ عَمْرِو بْنِ حُرَيْثٍ قَالَصَلَّيْتُ خَلْفَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَمِعْتُهُ يَقْرَأُ{ لَا أُقْسِمُ بِالْخُنَّسِ الْجَوَارِ الْكُنَّسِ }. Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Al Hajjaj Al Muharibi] dari [Abul Aswad] dari [Amru bin Huraits] ia berkata; Saya pernah shalat di belakang Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, dan saya pun mendengarnya membaca surat: "LAA UQSIMU BIL KHUNNAS AL JAWAARIL KUNNAS." (Derajat: shahih. Sumber: Musnad Ahmad.) Hadits ke-21. حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ حَدَّثَنَا مِسْعَرٌ عَنْ الْوَلِيدِ بْنِ سَرِيعٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ حُرَيْثٍ قَالَسَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَرَأَ فِي الْفَجْرِ{ وَاللَّيْلِ إِذَا عَسْعَسَ }. Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ubaid] Telah menceritakan kepada kami [Mis'ar] dari [Al Walid bin Sari'] dari [Amru bin Huraits] ia berkata; Saat menunaikan shalat Fajar (Subuh), saya mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam membaca: "WAL LAILI IDZAA 'AS'AS." (Derajat: shahih. Sumber: Musnad Ahmad.) Hadits ke-22. حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنِي إِسْمَاعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ يَعْنِي ابْنَ مُهَاجِرٍ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ عُمَيْرٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ حُرَيْثٍ أَخٍ لِعَمْرِو بْنِ حُرَيْثٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ بَاعَ دَارًا أَوْ عَقَارًا فَلَمْ يَجْعَلْ ثَمَنَهَا فِي مِثْلِهِ كَانَ قَمِنًا أَنْ لَا يُبَارَكَ لَهُ فِيهِ. Telah menceritakan kepada kami [Waki'] telah menceritakan kepadaku [Isma'il bin Ibrahim yakni Ibnu Muhajir], dari [Abdul Malik bin Umair] dari [Sa'id bin Huraits] saudaranya Amru bin Huraits, ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa yang menjual rumah atau tempat tinggal, namun ia tidak menentukan harganya sebagaimana harga rumah yang lain, maka sudah sepantasnya ia tidak mendapatkan keberkahan padanya." (Derajat: shahih. Sumber: Musnad Ahmad.) Hadits ke-23. حَدَّثَنَا وَكِيعٌ وَابْنُ جَعْفَرٍ قَالَا حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَدِيِّ بْنِ ثَابِتٍ قَالَ ابْنُ جَعْفَرٍ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ يَزِيدَ الْأَنْصَارِيَّ يُحَدِّثُ قَالَنَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ النُّهْبَةِ وَالْمُثْلَةِ. Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dan [Ibnu Ja' far] keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Adi bin Tsabit] -dalam riwayat lain- Ibnu Ja'far berkata, saya mendengar [Abdullah bin Yazid Al Anshari] menceritakan, ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang Nuhbah (mengambil harta secara paksa dan terang-terangan) dan Mutslah (mencincang tubuh baik sebelum mati atau setelah menjadi mayat). (Derajat: shahih. Sumber: Musnad Ahmad.) Hadits ke-24. حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بِشْرٍ حَدَّثَنِي عَبْدُ الْجَبَّارِ بْنُ عَبَّاسٍ عَنْ عَدِيِّ بْنِ ثَابِتٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يَزِيدَ الْخَطْمِيِّ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كُلُّ مَعْرُوفٍ صَدَقَةٌ. Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Bisyr] telah menceritakan kepadaku [Abdul Jabbar bin Abbas] dari [Adi bin Tsabit] dari [Abdullah bin Yazid Al Al Khathmi] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Setiap kebaikan adalah sedekah." (Derajat: shahih. Sumber: Musnad Ahmad.) Hadits ke-25. حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ عَدِيِّ بْنِ ثَابِتٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يَزِيدَ الْخَطْمِيِّ وَهُوَ الْأَنْصَارِيُّ قَالَنَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ النُّهْبَةِ وَالْمُثْلَةِ. Telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Isma'il] dari [Syu'bah] dari [Adi bin Tsabit] dari [Abdullah bin Yazid Al Khathmi Al Anshari] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang Nuhbah (mengambil harta secara paksa dan terang-terangan) dan Mutslah (mencincang tubuh baik sebelum mati atau setelah menjadi mayat). (Derajat: shahih. Sumber: Musnad Ahmad.) Hadits ke-26. حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَوْنِ بْنِ أَبِي جُحَيْفَةَ قَالَ سَمِعْتُ أَبِي يُحَدِّثُعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ صَلَّى بِالْبَطْحَاءِ وَبَيْنَ يَدَيْهِ عَنَزَةٌ الظُّهْرَ رَكْعَتَيْنِ وَالْعَصْرَ رَكْعَتَيْنِ يَمُرُّ مِنْ وَرَائِهِ الْمَرْأَةُ وَالْحِمَارُ. Telah menceritakan kepada kami ['Affan] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Aun bin Abu Juhaifah] ia berkata, saya mendengar [bapakku] menceritakan dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, bahwa beliau pernah shalat Zhuhur dua raka'at dan Ashar dua raka'at di Bathha`, sedangkan di hadapannya terdapat tongkat (yang ditancapkan). Saat itu, dibelakang beliau lewat seorang wanita dan seekor Himar. (Derajat: shahih. Sumber: Musnad Ahmad.) Hadits ke-27. حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا إِسْمَاعِيلُ يَعْنِي ابْنَ خَالِدٍ حَدَّثَنِي أَبُو جُحَيْفَةَ أَنَّهُرَأَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَكَانَ أَشْبَهَ النَّاسِ بِهِ الْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ. Telah menceritakan kepada kami [Yazid] telah mengabarkan kepada kami [Isma'il yakni Ibnu Khalid], telah menceritakan kepadaku [Abu Juhaifah] bahwa ia pernah melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan orang yang paling mirip dengan beliau adalah Al Hasan bin Ali. (Derajat: shahih. Sumber: Musnad Ahmad.) Hadits ke-28. حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ زَكَرِيَّا بْنِ أَبِي زَائِدَةَ قَالَ أَخْبَرَنِي مَالِكُ بْنُ مِغْوَلٍ وَعُمَرُ بْنُ أَبِي زَائِدَةَ عَنْ عَوْنِ بْنِ أَبِي جُحَيْفَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَصَلَّى بِنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْأَبْطَحِ الظُّهْرَ وَالْعَصْرَ رَكْعَتَيْنِ رَكْعَتَيْنِ وَبَيْنَ يَدَيْهِ عَنَزَةٌ قَدْ أَقَامَهَا بَيْنَ يَدَيْهِ يَمُرُّ مِنْ وَرَائِهَا النَّاسُ وَالْحِمَارُ وَالْمَرْأَةُ. Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Zakaria bin Abu Za`idah] ia berkata, telah mengabarkan kepadaku [Malik bin Mighwal] dan [Amru bin Za`idah] dari [Aun bin Abu Juhaifah] dari [bapaknya] ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah shalat Zhuhur dan Ashar dua raka'at dua raka'at bersama kami di Bathha`, sedangkan di hadapan beliau terdapat tongkat yang telah beliau tancapkan. Sehingga orang-orang pun lewat di belakang beliau, begitu juga Himar dan wanita." (Derajat: shahih. Sumber: Musnad Ahmad.) Hadits ke-29. حَدَّثَنَا يَزِيدُ قَالَ أَخْبَرَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ أَبِي خَالِدٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا جُحَيْفَةَ قَالَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَإِنْ كَانَ أَشْبَهَ النَّاسِ بِهِ الْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ. Telah menceritakan kepada kami [Yazid] ia berkata, telah mengabarkan kepada kami [Isma'il bin Abu Khalid] ia berkata, saya mendengar [Abu Juhaifah] ia berkata; Saya melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, dan sesungguhnya orang yang paling mirip dengan beliau adalah Al Hasan bin Ali. (Derajat: shahih. Sumber: Musnad Ahmad.) Hadits ke-30. حَدَّثَنَا وَهْبُ بْنُ جَرِيرٍ حَدَّثَنِي شُعْبَةُ عَنْ عَوْنِ بْنِ أَبِي جُحَيْفَةَ عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُشَهِدَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى الظُّهْرَ بِالْبَطْحَاءِ رَكْعَتَيْنِ وَالْعَصْرَ رَكْعَتَيْنِ وَبَيْنَ يَدَيْهِ عَنَزَةٌ يَمُرُّ مِنْ وَرَائِهَا الْحِمَارُ وَالْمَرْأَةُ. Telah menceritakan kepada kami [Wahb bin Jarir] telah menceritakan kepadaku [Syu'bah] dari [Aun bin Abu Juhaifah] dari [bapaknya] bahwa pernah menyaksiakan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam shalat Zhuhur dan Ashar dua raka'at dua raka'at di Bathha` dan di hadapan beliau terdapat tancapan tongkat, hingga Himar dan wanita lewat di belakang beliau. (Derajat: shahih. Sumber: Musnad Ahmad.) Hadits ke-31. حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ أَبِي جُحَيْفَةَ قَالَصَلَّيْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْأَبْطَحِ الْعَصْرَ رَكْعَتَيْنِقَالَ قِيلَ لَهُ مِثْلُ مَنْ أَنْتَ يَوْمَئِذٍ قَالَ أَبْرِي النَّبْلَ وَأَرِيشُهَا. Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Adam] Telah menceritakan kepada kami [Isra`il] dari [Abu Ishaq] dari [Abu Juhaifah] ia berkata; Saya pernah shalat Ashar dua raka'at bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam di Al Abthah. Kemudian ditanyakan kepadanya, "Seperti yang kamu lakukan pada hari itu?" ia berkata, "Saya meruncingkan kayu, lalu menancapkannya." (Derajat: shahih. Sumber: Musnad Ahmad.) Hadits ke-32. حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عُمَرَ حَدَّثَنَا يُونُسُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ أَبِي جُحَيْفَةَ وَهْبِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ السُّوَائِيِّ قَالَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى بِالْأَبْطَحِ الْعَصْرَ رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ قَدَّمَ بَيْنَ يَدَيْهِ عَنَزَةً بَيْنَهُ وَبَيْنَ مَارَّةِ الطَّرِيقِ وَرَأَيْتُ الشَّيْبَ بِعَنْفَقَتِهِ أَسْفَلَ مِنْ شَفَتِهِ السُّفْلَى. Telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin Umar] Telah menceritakan kepada kami [Yunus] dari [Abu Ishaq] dari [Abu Juhaifah Wahb bin Abdullah As Suwa`i] ia berkata; Saya melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam shalat Ashar dua raka'at di Abthah, kemudian beliau meletakkan tombak di depannya, yakni tepat antara beliau dan jalan. Dan saya melihat uban pada rambut yang tumbuh antara bawah bibir dan dagunya. (Derajat: shahih. Sumber: Musnad Ahmad.) Hadits ke-33. حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ ابْنِ أَبِي جُحَيْفَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى بِالْأَبْطَحِ صَلَاةَ الْعَصْرِ رَكْعَتَيْنِ. Telah menceritakan kepada kami [Hasan bin Musa] Telah menceritakan kepada kami [Zuhair] dari [Abu Ishaq] dari [Ibnu Abu Juhaifah] dari [bapaknya] ia berkata; Saya melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam shalat Ashar dua raka'at di di Abthah. (Derajat: shahih. Sumber: Musnad Ahmad.) Hadits ke-34. حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ وَهْبٍ السُّوَائِيِّ أَنَّهُصَلَّى مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْأَبْطَحِ الْعَصْرَ رَكْعَتَيْنِ. Telah menceritakan kepada kami [Abu Ahmad] Telah menceritakan kepada kami [Isra`il] dari [Abu Ishaq] dari [Wahb As Suwa`i] bahwa ia pernah shalat Ashar dua raka'at di Al Abthah. (Derajat: shahih. Sumber: Musnad Ahmad.) Hadits ke-35. حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ أَخْبَرَنِي عَوْنُ بْنُ أَبِي جُحَيْفَةَ قَالَرَأَيْتُ أَبِي اشْتَرَى حَجَّامًا فَأَمَرَ بِالْمَحَاجِمِ فَكُسِرَتْ قَالَ فَسَأَلْتُهُ عَنْ ذَلِكَ فَقَالَ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ ثَمَنِ الدَّمِ وَثَمَنِ الْكَلْبِ وَكَسْبِ الْبَغِيِّ وَلَعَنَ الْوَاشِمَةَ وَالْمُسْتَوْشِمَةَ وَآكِلَ الرِّبَا وَمُوكِلَهُ وَلَعَنَ الْمُصَوِّرَ. Telah menceritakan kepada kami ['Affan] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] telah mengabarkan kepadaku [Aun bin Abu Juhaifah] ia berkata; Saya melihat [bapakku] membeli seorang budak yang berprofesi sebagai tukang bekam. Kemudian ia memerintahkannya untuk mengambil alat-alat bekam miliknya lalu alat-alat bekam itu pun dipecahkan. Maka menanyakan hal itu kepadanya, dan ia pun menjawab, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang, Tsaman Ad Dam (bayaran dari hasil bekam), hasil penjualan anjing, pendapatan wanita pelacur. Dan beliau melaknat orang yang mentato dan yang minta ditato serta melaknati pemakan riba dan orang yang memberi makan dari hasil riba, kemudian beliau juga melaknat tukang gambar." (Derajat: shahih. Sumber: Musnad Ahmad.) Hadits ke-36. حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ بُكَيْرِ بْنِ عَطَاءٍ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ يَعْمَرَ قَالَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَسَأَلَهُ رَجُلٌ عَنْ الْحَجِّ بِعَرَفَةَ فَقَالَ الْحَجُّ يَوْمُ عَرَفَةَ أَوْ عَرَفَاتٍ وَمَنْ أَدْرَكَ لَيْلَةَ جَمْعٍ قَبْلَ صَلَاةِ الصُّبْحِ فَقَدْ تَمَّ حَجُّهُ أَيَّامُ مِنًى ثَلَاثَةٌ فَمَنْ تَعَجَّلَ فِي يَوْمَيْنِ فَلَا إِثْمَ عَلَيْهِ وَمَنْ تَأَخَّرَ فَلَا إِثْمَ عَلَيْهِ. Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Bukair bin Atha`] ia berkata, saya mendengar [Abdurrahman bin Ya'mar] berkata; Saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ditanya oleh seorang laki-laki mengenai haji di Arafah. Maka beliau menjawab: "Haji itu adalah pada hari Arafah -atau Arafaat-, barangsiapa yang mendapati Lailah Jami' (malam di Muzdalifah) sebelum shalat Subuh, maka hajinya telah sempurna. Hari-hari di Mina ada tiga hari, barangsiapa yang ingin cepat berangkat (dari Mina) sesudah dua hari, Maka tiada dosa baginya. dan barangsiapa yang ingin menangguhkan (keberangkatannya dari dua hari itu), Maka tidak ada dosa pula baginya." (Derajat: shahih. Sumber: Musnad Ahmad.) Hadits ke-37. حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ بُكَيْرِ بْنِ عَطَاءٍ اللَّيْثِيِّ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ يَعْمَرَ الدِّيلِيَّ يَقُولُشَهِدْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ وَاقِفٌ بِعَرَفَةَ وَأَتَاهُ نَاسٌ مِنْ أَهْلِ نَجْدٍ فَقَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ كَيْفَ الْحَجُّ فَقَالَ الْحَجُّ عَرَفَةُ فَمَنْ جَاءَ قَبْلَ صَلَاةِ الْفَجْرِ مِنْ لَيْلَةِ جَمْعٍ فَقَدْ تَمَّ حَجُّهُ أَيَّامُ مِنًى ثَلَاثَةُ أَيَّامٍ{ فَمَنْ تَعَجَّلَ فِي يَوْمَيْنِ فَلَا إِثْمَ عَلَيْهِ وَمَنْ تَأَخَّرَ فَلَا إِثْمَ عَلَيْهِ }ثُمَّ أَرْدَفَ رَجُلًا خَلْفَهُ فَجَعَلَ يُنَادِي بِهِنَّ. Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Bukair bin Atha` Al Laitsi] ia berkata, saya mendengar [Abdurrahman bin Ya'mar Ad Daili] berkata; Saya telah menyaksikan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam wukuf di Arafah. Kemudian orang-orang dari penduduk Najd mendatanginya dan bertanya, "Wahai Rasulullah, bagaimanakah Haji itu?" beliau menjawab: "Haji itu intinya adalah wukuf di Arafah. Maka barangsiapa yang datang sebelum shalat Subuh, pada Lailah Jami' (malam Muzdalifah), maka hajinya telah sempurna. Hari-hari Mina adalah tiga hari, barangsiapa yang ingin cepat berangkat (dari Mina) sesudah dua hari, Maka tiada dosa baginya. dan barangsiapa yang ingin menangguhkan (keberangkatannya dari dua hari itu), Maka tidak ada dosa pula baginya." Kemudian seorang laki-laki mengikuti di belakangnya dan menyerukan hal itu. (Derajat: shahih. Sumber: Musnad Ahmad.) Hadits ke-38. حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ بُكَيْرِ بْنِ عَطَاءٍ اللَّيْثِيِّ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ يَعْمَرَ الدِّيلِيَّ قَالَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ وَسَأَلَهُ رَجُلٌ عَنْ الْحَجِّ فَقَالَ الْحَجُّ يَوْمُ عَرَفَاتٍ أَوْ عَرَفَةَ مَنْ أَدْرَكَ لَيْلَةَ جَمْعٍ قَبْلَ أَنْ يُصَلِّيَ الصُّبْحَ فَقَدْ أَدْرَكَ الْحَجَّ أَيَّامُ مِنًى ثَلَاثَةُ أَيَّامٍ{ فَمَنْ تَعَجَّلَ فِي يَوْمَيْنِ فَلَا إِثْمَ عَلَيْهِ وَمَنْ تَأَخَّرَ فَلَا إِثْمَ عَلَيْهِ }. Telah menceritakan kepada kami [Rauh] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Bukair bin Atha` Al Laitsi] ia berkata, saya mendengar [Abdurrahman bin Ya'mar Ad Daili] ia berkata; Saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, yang salah seorang laki-laki bertanya kepadanya tentang haji, maka beliau menjawab: "Haji itu adalah pada hari Arafaat atau Arafah. Barangsiapa yang mendapatkan Lailah Jam'i (malam hari di Muzdalifah) sebelum ia menunaikan shalat Subuh, maka ia telah mendapatkan haji. Hari-hari di Mina adalah tiga hari, barangsiapa yang ingin cepat berangkat (dari Mina) sesudah dua hari, Maka tiada dosa baginya. Dan barangsiapa yang ingin menangguhkan (keberangkatannya dari dua hari itu), Maka tidak ada dosa pula baginya." (Derajat: shahih. Sumber: Musnad Ahmad.) Hadits ke-39. حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ عُمَيْرٍ قَالَ سَمِعْتُ عَطِيَّةَ الْقُرَظِيَّ يَقُولُعُرِضْنَا عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ قُرَيْظَةَ فَكَانَ مَنْ أَنْبَتَ قُتِلَ وَلَمْ يُنْبِتْ خُلِّيَ سَبِيلُهُ فَكُنْتُ فِيمَنْ لَمْ يُنْبِتْ فَخُلِّيَ سَبِيلِي. Telah menceritakan kepada kami [Waki'] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Abdul Malik bin Umair] berkata: "Aku mendengar [Atiyyah Al Quradiyyi] berkata: "Bahwa pada hari ditaklukkan bani Quraidloh dihadapkan tawanan dari mereka, maka yang telah tumbuh rambut kemaluannya (baligh, pent) maka dia dibunuh, dan barang siapa yang belum tumbuh rambut kemaluannya, maka dibiarkan, dan aku adalah termasuk yang belum tumbuh rambut kemaluannya, lalu dibiarkannya oleh beliau" (Derajat: shahih. Sumber: Musnad Ahmad.) Hadits ke-40. حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَاصِمٍ أَخْبَرَنَا الْمُغِيرَةُ عَنْ شِبَاكٍ عَنْ عَامِرٍ أَخْبَرَنِي فُلَانٌ الثَّقَفِيُّ قَالَسَأَلْنَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ ثَلَاثٍ فَلَمْ يُرَخِّصْ لَنَا فِي شَيْءٍ مِنْهُنَّ سَأَلْنَاهُ أَنْ يَرُدَّ إِلَيْنَا أَبَا بَكْرَةَ وَكَانَ مَمْلُوكًا وَأَسْلَمَ قَبْلَنَا فَقَالَ لَا هُوَ طَلِيقُ اللَّهِ ثُمَّ طَلِيقُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ سَأَلْنَاهُ أَنْ يُرَخِّصَ لَنَا فِي الشِّتَاءِ وَكَانَتْ أَرْضُنَا أَرْضًا بَارِدَةً يَعْنِي فِي الطَّهُورِ فَلَمْ يُرَخِّصْ لَنَا وَسَأَلْنَاهُ أَنْ يُرَخِّصَ لَنَا فِي الدُّبَّاءِ فَلَمْ يُرَخِّصْ لَنَا فِيهِ. Telah menceritakan kepada kami [Ali Bin ashim] Telah mengabarkan kepada kami [Al-Mughirah] dari [Syibak] dari ['Amir] telah mengabarkan kepadaku [Fulan Atstsaqafi] mengatakan, kami bertanya Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam tentang tiga perkara dan beliau sama sekali tidak memberi kami keringanan (rukhsah, dispensasi) dalam ketiga-tiganya. Pernah kami meminta beliau untuk mengembalikan Abu Bakrah kepada kami, ia sebelumnya adalah seorang budak, namun beliau menolak seraya berujar "Oh tidak, ia adalah orang yang dibebaskan Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam! Kemudian kami meminta beliau untuk memberi keringanan kepada kami saat musim dingin, sebab ketika itu pemukiman kami adalah pemukiman yang dingin, maksudnya ketika bersuci, namun beliau sama sekali tidak memberi keringanan, dan kami meminta beliau untuk memberi keringanan perihal duba' (rendaman anggur yang dibuat dalam kulit labu), dan beliau sama sekali tidak memberi keringanan kepada kami. (Derajat: shahih. Sumber: Musnad Ahmad.) Demikian kumpulan hadits pilihan pada sesi ini. Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengamalkan kandungan hadits-hadits yang mulia ini dalam keseharian kita. Fuente del texto: traducción quran-json (CC-BY-4.0) y tafsir almacenado en la base de datos ULYAH. Compilado automáticamente por el motor de contenido ULYAH sin agregar reclamos fuera de la fuente.
Next →
Kajian Hadits Shahih — Sesi 827 (40 Hadits)