Dawa
🔍

Episode 953

Estudio Sahih Hadith - Sesión 953 (40 Hadith)

La traducción aún no está disponible en este idioma — se muestra en inglés.

El audio se está procesando — mientras tanto puedes escucharlo en línea.
¡Bienvenidos a la profecía del Profeta Muhammad (que la paz y las bendiciones de Allah sean con él) y a la profecía del Profeta Muhammad (que la paz y las bendiciones de Allah sean con él) y a la profecía del Profeta Muhammad (que la paz y las bendiciones de Allah sean con él). El Profeta Muhammad (que la paz y las bendiciones de Allah sean con él) nos dijo: “En verdad, Allah dividió el Corán en tres partes, y hizo del Corán una tercera parte. El Profeta Muhammad (que la paz y las bendiciones de Allah sean con él) dijo: “El Profeta Muhammad (que la paz y las bendiciones de Allah sean con él) dijo: “El Profeta Muhammad (que la paz y las bendiciones de Allah sean con él) dijo: “El Profeta Muhammad (que la paz y las bendiciones de Allah sean con él) dijo: “El Profeta Muhammad (que la paz y las bendiciones de Allah sean con él) dijo: “El Profeta Muhammad (que la paz y las bendiciones de Allah sean con él) dijo: “El Profeta Muhammad (que la paz y las bendiciones de Allah sean con él) dijo: “El Profeta Muhammad (que la paz y las bendiciones de Allah sean con él) dijo: “El Profeta Muhammad (que la paz y las bendiciones de Allah sean con él) dijo: “ El Corán nos dice que si leemos una carta y la terminamos, siempre la acompañaremos con la lectura del Corán. El Profeta (que la paz y las bendiciones de Allah sean con él) dijo: “¿Acaso alguno de vosotros no puede leer un tercio del Corán por la noche?” y respondieron: “Nosotros no somos capaces y somos más débiles”. En el versículo 5 de la Torá, el profeta Muhammad (que la paz y las bendiciones de Allah sean con él) nos dice: “Abraham (que la paz y las bendiciones de Allah sean con él) dijo: “Había un hijo de Abraham (que la paz y las bendiciones de Allah sean con él) y un hijo de Abraham (que la paz y las bendiciones de Allah sean con él). El Corán dice: “El Corán nos ha revelado [Al Mu’alla bin Asad] de [Ashim] de [Zirr] de [Abdullah] y ha dicho: QUL HUWALLAHU AHAD (Surat Al Ikhlas) es igual a un tercio del Corán. Ha contado a nosotros [Amr bin 'Ashim] de [Hammad bin Salamah] de [Ashim] de [Abdullah] como tal. Hadits ke-7. حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا مُبَارَكُ بْنُ فَضَالَةَ حَدَّثَنَا ثَابِتٌ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ رَجُلًا قَالَ وَاللَّهِ إِنِّي لَأُحِبُّ هَذِهِ السُّورَةَ قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حُبُّكَ إِيَّاهَا أَدْخَلَكَ الْجَنَّةَ. Telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] telah mengabarkan kepada kami [Mubarak bin Fadlalah] telah menceritakan kepada kami [Tsabit] dari [Anas] bahwa seseorang berkata; Demi Allah, sesungguhnya aku cinta kepada surat ini: QUL HUWALLAHU AHAD (surat Al Ikhlas). Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Cintamu kepadanya (surat Al Ikhlas) akan memasukkanmu ke dalam surga." (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-8. حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُسْلِمٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ شِهَابٍ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أُمِّهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ عَنْ قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ فَقَالَ ثُلُثُ الْقُرْآنِ أَوْ تَعْدِلُهُ. Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Maslamah] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abdullah bin Muslim] dari [Muhammad bin Syihab] dari [Humaid bin Abdurrahman] dari [ibunya] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah ditanya tentang QUL HUWALLAHU AHAD (surat Al Ikhlas), beliau menjawab: "(Kedudukannya) sepertiga Al Qur'an atau menyamainya." (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-9. حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى عَنْ إِسْرَائِيلَ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ هِلَالٍ عَنْ الرَّبِيعِ بْنِ خُثَيْمٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ مَيْمُونٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ امْرَأَةٍ مِنْ الْأَنْصَارِ عَنْ أَبِي أَيُّوبَ قَالَ أَتَاهَا فَقَالَ أَلَا تَرَيْنَ إِلَى مَا جَاءَ بِهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ رُبَّ خَيْرٍ قَدْ أَتَانَا بِهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَمَا هُوَ قَالَ قَالَ لَنَا أَيَعْجِزُ أَحَدُكُمْ أَنْ يَقْرَأَ ثُلُثَ الْقُرْآنِ فِي لَيْلَةٍ قَالَ فَأَشْفَقْنَا أَنْ يُرِيدَنَا عَلَى أَمْرٍ نَعْجِزُ عَنْهُ فَلَمْ نَرْجِعْ إِلَيْهِ شَيْئًا حَتَّى قَالَهَا ثَلَاثَ مَرَّاتٍ ثُمَّ قَالَ أَمَا يَسْتَطِيعُ أَحَدُكُمْ أَنْ يَقْرَأَ اللَّهُ الْوَاحِدُ الصَّمَدُ. Telah menceritakan kepada kami [Ubaidullah bin Musa] dari [Isra`il] dari [Manshur] dari [Hilal] dari [Ar Rabi' bin Khutsaim] dari [Amr bin Maimun] dari [Abdurrahman bin Abu Laila] dari [seorang wanita Anshar] dari [Abu Ayyub], ia berkata; Dengan menemui wanita itu, ia berkata; Maukah engkau diperlihatkan kepada sesuatu yang dibawa oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam? Wanita itu menjawab; Berapa banyak kebaikan yang dibawa oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kepada kami, apakah itu? Ia menjawab; Beliau mengatakan kepada kami: "Apakah salah seorang dari kalian tidak sanggup membaca sepertiga Al Qur'an pada malam hari?" Ia melanjutkan; Maka kami meminta belas kasih jika beliau menginginkan kami melakukan perintah yang kami tidak sanggup melakukannya, namun kami tidak menjawab pertanyaan itu sedikit pun hingga beliau mengatakannya sebanyak tiga kali. Kemudian beliau bersabda: "Tidak adakah salah seorang dari kalian yang sanggup membaca QUL HUWALLAHU AHAD ALLAAHUSH SHAMMAD (surah Al Ikhlas)." (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-10. حَدَّثَنَا نَصْرُ بْنُ عَلِيٍّ عَنْ نُوحِ بْنِ قَيْسٍ عَنْ مُحَمَّدٍ الْعَطَّارِ عَنْ أُمِّ كَثِيرٍ الْأَنْصَارِيَّةِ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ قَرَأَ قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ خَمْسِينَ مَرَّةً غَفَرَ اللَّهُ لَهُ ذُنُوبَ خَمْسِينَ سَنَةً. Telah menceritakan kepada kami [Nashr bin Ali] dari [Nuh bin Qais] dari [Muhammad Al 'Aththar] dari [Ummu Katsir Al Anshariyah] dari [Anas bin Malik] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa yang membaca QUL HUWALLAHU AHAD (surat Al Ikhlas) sebanyak lima puluh kali, niscaya Allah akan mengampuni dosanya selama lima puluh tahun." (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-11. حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ حَدَّثَنَا حَيْوَةُ وَابْنُ لَهِيعَةَ قَالَا سَمِعْنَا يَزِيدَ بْنَ أَبِي حَبِيبٍ يَقُولُ حَدَّثَنِي أَبُو عِمْرَانَ أَنَّهُ سَمِعَ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ يَقُولُ تَعَلَّقْتُ بِقَدَمِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَقْرِئْنِي سُورَةَ هُودٍ وَسُورَةَ يُوسُفَ فَقَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا عُقْبَةُ إِنَّكَ لَنْ تَقْرَأَ مِنْ الْقُرْآنِ سُورَةً أَحَبَّ إِلَى اللَّهِ وَلَا أَبْلَغَ عِنْدَهُ مِنْ قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ قَالَ يَزِيدُ فَلَمْ يَكُنْ أَبُو عِمْرَانَ يَدَعُهَا كَانَ لَا يَزَالُ يَقْرَؤُهَا فِي صَلَاةِ الْمَغْرِبِ. Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Yazid] telah menceritakan kepada kami [Haiwah] dan [Ibnu Lahi'ah] keduanya berkata; Kami mendengar [Yazid bin Abu Habib] berkata; Telah menceritakan kepadaku [Abu Imran] bahwa ia mendengar [Uqbah bin Amir] berkata; Aku pernah memegang kaki Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam lalu aku katakan; Wahai Rasulullah, bacakan kepadaku surat Hud dan surat Yusuf. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengatakan kepadaku; "Wahai Uqbah, sesungguhnya engkau tidak akan pernah membaca surat dari Al Qur'an yang lebih Allah cintai dan lebih bermanfaat di sisiNya daripada QUL A'UUDZU BI RABBIL FALAQ (surat Al Falaq)." Yazid berkata; Abu Imran tidak pernah meninggalkannya, ia selalu membacanya pada shalat Maghrib. (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-12. حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا لَيْثٌ عَنْ ابْنِ عَجْلَانَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ أَنَّ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ قَالَ مَشَيْتُ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لِي قُلْ يَا عُقْبَةُ فَقُلْتُ أَيَّ شَيْءٍ أَقُولُ قَالَ فَسَكَتَ عَنِّي ثُمَّ قَالَ يَا عُقْبَةُ قُلْ فَقُلْتُ أَيَّ شَيْءٍ أَقُولُ قَالَ قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ فَقَرَأْتُهَا حَتَّى جِئْتُ عَلَى آخِرِهَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عِنْدَ ذَلِكَ مَا سَأَلَ سَائِلٌ وَلَا اسْتَعَاذَ مُسْتَعِيذٌ بِمِثْلِهَا. Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Abdullah] telah menceritakan kepada kami [Laits] dari [Ibnu 'Ajlan] dari [Sa'id bin Abu Sa'id Al Maqburi] bahwa [Uqbah bin Amir] berkata; Aku pernah berjalan bersama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, lalu beliau mengatakan kepadaku: "Bacalah, wahai Uqbah." Aku pun bertanya; Apa yang harus aku baca? Ia berkata; Lalu beliau diam tidak menjawabku. Kemudian beliau bersabda: "Wahai Uqbah, bacalah." Aku bertanya: Apa yang harus aku baca? Beliau menjawab: "(Bacalah) QUL A'UDZU BIRABBIL FALAQ (surat Al Falaq)." Maka aku pun membacanya hingga akhir surat. Lalu, pada saat itu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidaklah sama permintaan orang yang meminta dan perlindungan orang yang meminta perlindungan seperti orang yang meminta dan berlindung dengan membacanya (membaca surat Al Falaq)." (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-13. حَدَّثَنَا يَعْلَى حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ هُوَ ابْنُ أَبِي خَالِدٍ عَنْ قَيْسٍ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَقَدْ أُنْزِلَ عَلَيَّ آيَاتٌ لَمْ أَرَ أَوْ لَمْ يُرَ مِثْلَهُنَّ يَعْنِي الْمُعَوِّذَتَيْنِ. Telah menceritakan kepada kami [Ya'la] telah menceritakan kepada kami [Isma'il] ia adalah Ibnu Abu Khalid, dari [Qais] dari [Uqbah bin Amir] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda; "Sungguh telah diturunkan kepadaku beberapa ayat yang aku tidak pernah melihat." Atau: "Tidak pernah diperlihatkan sepertinya, yakni mu'awwidzatain." (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-14. حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ بِسْطَامَ عَنْ يَحْيَى بْنِ حَمْزَةَ حَدَّثَنِي يَحْيَى بْنُ الْحَارِثِ عَنْ الْقَاسِمِ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ تَمِيمٍ الدَّارِيِّ ح وَحَدَّثَنِي عُثْمَانُ بْنُ مُسْلِمٍ عَنْ الْعَبَّاسِ بْنِ مَيْمُونٍ عَنْ تَمِيمٍ الدَّارِيِّ قَالَ مَنْ قَرَأَ عَشْرَ آيَاتٍ فِي لَيْلَةٍ لَمْ يُكْتَبْ مِنْ الْغَافِلِينَ. Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Bistham] dari [Yahya bin Hamzah] telah menceritakan kepadaku [Yahya bin Al Harits] dari [Al Qasim Abu Abdurrahman] dari [Tamim Ad Dari], diganti dengan jalur riwayat, telah menceritakan kepadaku [Utsman bin Muslim] dari [Al Abbas bin Maimun] dari [Tamim Ad Dari] berkata; Barangsiapa yang membaca sepuluh ayat pada malam hari, maka ia tidak akan dicatat termasuk golongan orang-orang yang lalai. (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-15. حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ بِسْطَامَ عَنْ يَحْيَى بْنِ حَمْزَةَ حَدَّثَنِي يَحْيَى بْنُ الْحَارِثِ عَنْ الْقَاسِمِ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ تَمِيمٍ الدَّارِيِّ وَفَضَالَةَ بْنِ عُبَيْدٍ قَالَا مَنْ قَرَأَ بِعَشْرِ آيَاتٍ فِي لَيْلَةٍ كُتِبَ مِنْ الْمُصَلِّينَ. Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Bistham] dari [Yahya bin Hamzah] telah menceritakan kepadaku [Yahya bin Al Harits] dari [Al Qasim Abu Abdurrahman] dari [Tamim Ad Dari] dan [Fadlalah bin Ubaid] berkata; Barangsiapa yang membaca sepuluh ayat pada malam hari, maka ia akan dicatat termasuk golongan orang-orang yang melakukan shalat. (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-16. حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ أَبَانَ حَدَّثَنَا أَبُو أُوَيْسٍ عَنْ مُوسَى بْنِ عُقْبَةَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ كَعْبٍ الْقُرَظِيِّ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ مَنْ قَرَأَ فِي لَيْلَةٍ بِعَشْرِ آيَاتٍ لَمْ يُكْتَبْ مِنْ الْغَافِلِينَ. Telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin Aban] telah menceritakan kepada kami [Abu Uwais] dari [Musa bin Uqbah] dari [Muhammad bin Ka'b Al Qurazhi] dari [Ibnu Umar] ia berkata; Barangsiapa yang membaca sepuluh ayat pada malam hari, maka ia tidak dicatat termasuk golongan orang-orang yang lalai. (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-17. حَدَّثَنَا مَالِكُ بْنُ إِسْمَعِيلَ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ الْمُغِيرَةِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْجَدَلِيِّ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ مَنْ قَرَأَ فِي لَيْلَةٍ بِعَشْرِ آيَاتٍ لَمْ يُكْتَبْ مِنْ الْغَافِلِينَ. Telah menceritakan kepada kami [Malik bin Isma'il] telah menceritakan kepada kami [Isra`il] dari [Abu Ishaq] dari [Al Mughirah bin Abdullah Al Jadali] dari [Ibnu Umar] ia berkata; Barangsiapa yang membaca sepuluh ayat pada malam hari, maka ia tidak dicatat termasuk golongan orang-orang yang lalai. (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-18. حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا فِطْرٌ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ أَبِي الْأَحْوَصِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ مَنْ قَرَأَ فِي لَيْلَةٍ بِخَمْسِينَ آيَةً لَمْ يُكْتَبْ مِنْ الْغَافِلِينَ. Telah menceritakan kepada kami [Abu Nu'aim] telah menceritakan kepada kami [Fithr] dari [Abu Ishaq] dari [Abu Al Ahwash] dari [Abdullah] ia berkata; Barangsiapa yang membaca lima puluh ayat pada malam hari, maka ia tidak dicatat termasuk golongan orang-orang yang lalai. (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-19. حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ بِسْطَامَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَمْزَةَ عَنْ يَحْيَى بْنِ الْحَارِثِ عَنْ الْقَاسِمِ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ تَمِيمٍ الدَّارِيِّ وَفَضَالَةَ بْنِ عُبَيْدٍ قَالَا مَنْ قَرَأَ بِخَمْسِينَ آيَةً فِي لَيْلَةٍ كُتِبَ مِنْ الْحَافِظِينَ. Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Bistham] telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Hamzah] dari [Yahya bin Al Harits] dari [Al Qasim Abu Abdurrahman] dari [Tamim Ad Dari] dan [Fadlalah bin Ubaid] keduanya berkata; Barangsiapa yang membaca lima puluh ayat pada malam hari, maka ia tidak dicatat termasuk golongan orang-orang yang menjaga. (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-20. حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْقَاسِمِ حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ عُبَيْدَةَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ يُحَنَّسَ مَوْلَى الزُّبَيْرِ عَنْ سَالِمٍ أَخِي أُمِّ الدَّرْدَاءِ فِي اللَّهِ عَنْ أُمِّ الدَّرْدَاءِ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ قَرَأَ بِمِائَةِ آيَةٍ فِي لَيْلَةٍ لَمْ يُكْتَبْ مِنْ الْغَافِلِينَ قَالَ أَبُو مُحَمَّد مِنْهُمْ مَنْ يَقُولُ مَكَانَ سَالِمٍ رَاشِدُ بْنُ سَعْدٍ. Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Al Qasim] telah menceritakan kepada kami [Musa bin Ubaidah] dari [Muhammad bin Ibrahim] dari [Yuhannas] mantan budak Az Zubair dari [Salim] saudara Ummu Ad Darda` karena Allah dari [Ummu Ad Darda`] dari [Abu Ad Darda`] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Barangsiapa yang membaca seratus ayat pada malam hari, maka ia tidak dicatat termasuk golongan orang-orang yang lalai." [Abu Muhammad] berkata; Di antara mereka ada yang mengatakan; Di tempat [Salim], [Rasyid bin Sa'ad]. (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-21. حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ أَبَانَ حَدَّثَنَا أَبُو أُوَيْسٍ عَنْ مُوسَى بْنِ عُقْبَةَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ كَعْبٍ الْقُرَظِيِّ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ مَنْ قَرَأَ فِي لَيْلَةٍ بِمِائَةِ آيَةٍ كُتِبَ مِنْ الْقَانِتِينَ. Telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin Aban] telah menceritakan kepada kami [Abu Uwais] dari [Musa bin Uqbah] dari [Muhammad bin Ka'b Al Qurazhi] dari [Ibnu Umar] ia berkata; Barangsiapa yang membaca seratus ayat pada malam hari, maka ia dicatat termasuk golongan orang-orang yang taat. (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-22. حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ بِسْطَامَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَمْزَةَ حَدَّثَنِي زَيْدُ بْنُ وَاقِدٍ عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ مُوسَى عَنْ كَثِيرِ بْنِ مُرَّةَ عَنْ تَمِيمٍ الدَّارِيِّ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ قَرَأَ بِمِائَةِ آيَةٍ فِي لَيْلَةٍ كُتِبَ لَهُ قُنُوتُ لَيْلَةٍ. Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Bistham] telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Hamzah] telah menceritakan kepadaku [Zaid bin Waqid] dari [Sulaiman bin Musa] dari [Katsir bin Murrah] dari [Tamim Ad Dari] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa yang membaca seratus ayat pada malam hari, maka dicatat baginya ketaatan sepanjang malam." (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-23. حَدَّثَنَا جَعْفَرُ بْنُ عَوْنٍ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي صَالِحٍ قَالَ قَالَ كَعْبٌ مَنْ قَرَأَ مِائَةَ آيَةٍ كُتِبَ مِنْ الْقَانِتِينَ. Telah menceritakan kepada kami [Ja'far bin 'Aun] dari [Al A'masy] dari [Abu Shalih] ia berkata; [Ka'ab] berkata; Barangsiapa yang membaca seratus ayat, maka ia dicatat termasuk golongan orang-orang yang taat. (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-24. حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ بِسْطَامَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَمْزَةَ حَدَّثَنِي يَحْيَى بْنُ الْحَارِثِ عَنْ الْقَاسِمِ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ تَمِيمٍ الدَّارِيِّ وَفَضَالَةَ بْنِ عُبَيْدٍ قَالَا مَنْ قَرَأَ بِمِائَةِ آيَةٍ فِي لَيْلَةٍ كُتِبَ مِنْ الْقَانِتِينَ. Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Bistham] telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Hamzah] telah menceritakan kepadaku [Yahya bin Al Harits] dari [Al Qasim Abu Abdurrahman] dari [Tamim Ad Dari] dan [Fadlalah bin Ubaid] keduanya berkata; Barangsiapa yang membaca seratus ayat pada malam hari, maka ia dicatat termasuk golongan orang-orang yang taat. (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-25. حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا فِطْرٌ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ أَبِي الْأَحْوَصِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ مَنْ قَرَأَ فِي لَيْلَةٍ بِمِائَةِ آيَةٍ كُتِبَ مِنْ الْقَانِتِينَ. Telah menceritakan kepada kami [Abu Nu'aim] telah menceritakan kepada kami [Fithr] dari [Abu Ishaq] dari [Abu Al Ahwash] dari [Abdullah] ia berkata; Barangsiapa yang membaca seratus ayat, maka ia dicatat termasuk golongan orang-orang yang taat. (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-26. حَدَّثَنَا الْحَكَمُ بْنُ نَافِعٍ أَخْبَرَنَا حَرِيزُ بْنُ عُثْمَانَ عَنْ حَبِيبِ بْنِ عُبَيْدٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا أُمَامَةَ يَقُولُ مَنْ قَرَأَ بِمِائَةِ آيَةٍ لَمْ يُكْتَبْ مِنْ الْغَافِلِينَ. Telah menceritakan kepada kami [Al Hakam bin Nafi'] telah mengabarkan kepada kami [Hariz bin Utsman] dari [Habib bin Ubaid] ia berkata; Aku mendengar [Abu Umamah] berkata; Barangsiapa yang membaca seratus ayat, maka ia tidak dicatat termasuk golongan orang-orang yang lalai. (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-27. حَدَّثَنَا الْحَكَمُ بْنُ نَافِعٍ أَخْبَرَنَا حَرِيزٌ عَنْ حَبِيبِ بْنِ عُبَيْدٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا أُمَامَةَ يَقُولُ مَنْ قَرَأَ مِائَتَيْ آيَةٍ كُتِبَ مِنْ الْقَانِتِينَ. Telah menceritakan kepada kami [Al Hakam bin Nafi'] telah mengabarkan kepada kami [Hariz] dari [Habib bin Ubaid] ia berkata; Aku mendengar [Abu Umamah] berkata; Barangsiapa yang membaca dua ratus ayat, maka ia dicatat termasuk golongan orang-orang yang taat. (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-28. حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْقَاسِمِ حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ عُبَيْدَةَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ يُحَنَّسَ مَوْلَى الزُّبَيْرِ عَنْ سَالِمٍ أَخِي أُمِّ الدَّرْدَاءِ فِي اللَّهِ عَنْ أُمِّ الدَّرْدَاءِ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ قَرَأَ مِائَتَيْ آيَةٍ فِي لَيْلَةٍ كُتِبَ مِنْ الْقَانِتِينَ. Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Al Qasim] telah menceritakan kepada kami [Musa bin Ubaidah] dari [Muhammad bin Ibrahim] dari [Yuhannas] mantan budak Az Zubair dari [Salim] saudara Ummu Ad Darda` karena Allah, dari [Ummu Ad Darda`] dari [Abu Ad Darda`] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Barangsiapa yang membaca dua ratus ayat pada malam hari, maka ia dicatat termasuk golongan orang-orang yang taat." (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-29. حَدَّثَنَا أَبُو غَسَّانَ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ الْمُغِيرَةِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْجَدَلِيِّ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ مَنْ قَرَأَ فِي لَيْلَةٍ عَشْرَ آيَاتٍ لَمْ يُكْتَبْ مِنْ الْغَافِلِينَ وَمَنْ قَرَأَ فِي لَيْلَةٍ بِمِائَةِ آيَةٍ كُتِبَ مِنْ الْقَانِتِينَ وَمَنْ قَرَأَ بِمِائَتَيْ آيَةٍ كُتِبَ مِنْ الْفَائِزِينَ. Telah menceritakan kepada kami [Abu Ghassan] telah menceritakan kepada kami [Isra`il] dari [Abu Ishaq] dari [Al Mughirah bin Abdullah Al Jadali] dari [Ibnu Umar] ia berkata; Barangsiapa yang membaca sepuluh ayat pada malam hari, maka ia tidak dicatat termasuk orang-orang yang lalai. Dan barangsiapa membaca dua ratus ayat, maka ia dicatat termasuk orang-orang yang beruntung. (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-30. حَدَّثَنَا أَبُو النُّعْمَانِ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ سَعِيدٍ الْجُرَيْرِيِّ عَنْ أَبِي نَضْرَةَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ مَنْ قَرَأَ فِي لَيْلَةٍ عَشْرَ آيَاتٍ كُتِبَ مِنْ الذَّاكِرِينَ وَمَنْ قَرَأَ بِمِائَةِ آيَةٍ كُتِبَ مِنْ الْقَانِتِينَ وَمَنْ قَرَأَ بِخَمْسِ مِائَةِ آيَةٍ إِلَى الْأَلْفِ أَصْبَحَ وَلَهُ قِنْطَارٌ مِنْ الْأَجْرِ قِيلَ وَمَا الْقِنْطَارُ قَالَ مِلْءُ مَسْكِ الثَّوْرِ ذَهَبًا. Telah menceritakan kepada kami [Abu An Nu'man] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Zaid] dari [Sa'id Al Jurairi] dari [Abu Nadlrah] dari [Abu Sa'id Al Hudri] ia berkata; Barangsiapa yang membaca sepuluh ayat pada malam hari, maka ia tidak dicatat termasuk orang-orang yang berdzikir, dan barangsiapa yang membaca seratus ayat, maka ia dicatat termasuk orang-orang yang taat, serta barangsiapa yang membaca lima ratus sampai seribu ayat maka pagi harinya ia akan mendapatkan satu qinthar pahala. Ditanyakan; Berapa satu qinthar itu? Ia menjawab; Emas sepenuh (wadah sebesar) kulit sapi jantan. (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-31. حَدَّثَنَا أَبُو النُّعْمَانِ حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ عَنْ يُونُسَ عَنْ الْحَسَنِ أَنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ قَرَأَ فِي لَيْلَةٍ مِائَةَ آيَةٍ لَمْ يُحَاجَّهُ الْقُرْآنُ تِلْكَ اللَّيْلَةَ وَمَنْ قَرَأَ فِي لَيْلَةٍ مِائَتَيْ آيَةٍ كُتِبَ لَهُ قُنُوتُ لَيْلَةٍ وَمَنْ قَرَأَ فِي لَيْلَةٍ خَمْسَ مِائَةِ آيَةٍ إِلَى الْأَلْفِ أَصْبَحَ وَلَهُ قِنْطَارٌ فِي الْآخِرَةِ قَالُوا وَمَا الْقِنْطَارُ قَالَ اثْنَا عَشَرَ أَلْفًا. Telah menceritakan kepada kami [Abu An Nu'man] telah menceritakan kepada kami [Wuhaib] dari [Yunus] dari [Al Hasan] bahwa Nabiyullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa yang membaca seratus ayat pada malam hari, maka Al Qur'an tidak mencelanya pada malam itu, dan barangsiapa yang membaca dua ratus ayat pada malam hari maka dicatat baginya ketaatan sepanjang malam, serta barangsiapa yang membaca lima ratus sampai seribu ayat pada malam hari maka pagi harinya ia akan mendapatkan satu qinthar di akhirat." Mereka bertanya; Berapa satu qinthar itu? Beliau menjawab: "Dua belas ribu." (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-32. حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا فِطْرٌ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ أَبِي الْأَحْوَصِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ مَنْ قَرَأَ فِي لَيْلَةٍ ثَلَاثَ مِائَةِ آيَةٍ كُتِبَ لَهُ قِنْطَارٌ وَمَنْ قَرَأَ سَبْعَ مِائَةِ آيَةٍ لَا أَدْرِي أَيَّ شَيْءٍ قَالَ فِيهَا أَبُو نُعَيْمٍ بِقَوْلِهِ. Telah menceritakan kepada kami [Abu Nu'aim] telah menceritakan kepada kami [Fithr] dari [Abu Ishaq] dari [Abu Al Ahwash] dari [Abdullah] ia berkata; Barangsiapa yang membaca tiga ratus ayat pada malam hari maka dicatat baginya satu qinthar. Sedangkan tentang (perkataan); Barangsiapa yang membaca tujuh ratus ayat, maka aku tidak tahu apa yang dikatakan oleh [Abu Nu'aim] tentangnya. (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-33. أَخْبَرَنَا الْحَكَمُ بْنُ نَافِعٍ أَخْبَرَنَا حَرِيزٌ عَنْ حَبِيبِ بْنِ عُبَيْدٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا أُمَامَةَ يَقُولُ مَنْ قَرَأَ أَلْفَ آيَةٍ كُتِبَ لَهُ قِنْطَارٌ مِنْ الْأَجْرِ وَالْقِيرَاطُ مِنْ ذَلِكَ الْقِنْطَارِ لَا يَفِي بِهِ دُنْيَاكُمْ يَقُولُ لَا يَعْدِلُهُ دُنْيَاكُمْ. Telah mengabarkan kepada kami [Al Hakam bin Nafi'] telah mengabarkan kepada kami [Hariz] dari [Habib bin Ubaid] ia berkata; Aku mendengar [Abu Umamah] berkata; Barangsiapa yang membaca seribu ayat maka dicatat baginya satu qinthar pahala, dan qirath dari qinthar itu tidak dapat ditebus oleh dunia kalian. Ia berkata; Tidak dapat disamai oleh dunia kalian. (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-34. حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ بِسْطَامَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَمْزَةَ عَنْ يَحْيَى بْنِ الْحَارِثِ عَنْ الْقَاسِمِ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ تَمِيمٍ الدَّارِيِّ وَفَضَالَةَ بْنِ عُبَيْدٍ قَالَا مَنْ قَرَأَ أَلْفَ آيَةٍ فِي لَيْلَةٍ كُتِبَ لَهُ قِنْطَارٌ وَالْقِيرَاطُ مِنْ الْقِنْطَارِ خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا وَاكْتَنَزَ مِنْ الْأَجْرِ مَا شَاءَ اللَّهُ. Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Bistham] telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Hamzah] dari [Yahya bin Al Harits] dari [Al Qasim Abu Abdurrahman] dari [Tamim Ad Dari] dan [Fadlalah bin Ubaid] keduanya berkata; Barangsiapa yang membaca seribu ayat pada malam hari maka dicatat baginya satu qinthar, sedangkan satu qirath dari qinthar tersebut lebih baik dari dunia dan seisinya, serta akan mendapat pahala yang disimpan sesuai dengan apa yang dikehendaki oleh Allah. (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-35. حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْقَاسِمِ حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ عُبَيْدَةَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ يُحَنَّسَ مَوْلَى الزُّبَيْرِ عَنْ سَالِمٍ أَخِي أُمِّ الدَّرْدَاءِ عَنْ أُمِّ الدَّرْدَاءِ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ قَرَأَ أَلْفَ آيَةٍ إِلَى خَمْسِ مِائَةٍ كُتِبَ لَهُ قِنْطَارٌ مِنْ الْأَجْرِ الْقِيرَاطُ مِنْهُ مِثْلُ التَّلِّ الْعَظِيمِ. Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Al Qasim] telah menceritakan kepada kami [Musa bin Ubaidah] dari [Muhammad bin Ibrahim] dari [Yuhannas] mantan budak Az Zubair, dari [Salim] saudara Ummu Ad Darda`, dari [Ummu Ad Darda`] dari [Abu Ad Darda`] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Barangsiapa yang membaca lima ratus sampai seribu ayat maka dicatat baginya satu qinthar pahala. Satu qirath dari qinthar tersebut seperti sebuah bukit yang besar." (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-36. حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ بْنُ عَبْدِ الْوَارِثِ حَدَّثَنَا أَبَانُ الْعَطَّارُ وَحَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ الْقِنْطَارُ اثْنَا عَشَرَ أَلْفًا. Telah menceritakan kepada kami [Abdush Shamad bin Abdul Warits] telah menceritakan kepada kami [Aban Al 'Aththar] dan [Hammad bin Salamah] dari ['Ashim] dari [Abu Shalih] dari [Abu Hurairah] ia berkata; Satu qinthar adalah dua belas ribu. (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-37. حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ عِيسَى عَنْ أَبِي الْأَشْهَبِ عَنْ أَبِي نَضْرَةَ الْعَبْدِيِّ قَالَ الْقِنْطَارُ مِلْءُ مَسْكِ ثَوْرٍ ذَهَبًا. Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Isa] dari [Abu Al Asyhab] dari [Abu Nadlrah Al 'Abdi] ia berkata; Satu qinthar seperti emas sepenuh (wadah sebesar) kulit sapi jantan. (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-38. حَدَّثَنَا إِسْحَقُ عَنْ هُشَيْمٍ عَنْ عَلِيِّ بْنِ زَيْدٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ قَالَ الْقِنْطَارُ أَرْبَعُونَ أَلْفًا. Telah menceritakan kepada kami [Ishaq] dari [Husyaim] dari [Ali bin Zaid] dari [Sa'id bin Al Musayyab] ia berkata; Satu qinthar adalah empat puluh ribu. (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-39. حَدَّثَنَا إِسْحَقُ عَنْ مُبَارَكٍ عَنْ الْحَسَنِ قَالَ الْقِنْطَارُ دِيَةُ أَحَدِكُمْ اثْنَا عَشَرَ أَلْفًا. Telah menceritakan kepada kami [Ishaq] dari [Mubarak] dari [Al Hasan] ia berkata; Satu qinthar adalah diyat salah seorang dari kalian, yakni dua belas ribu. (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-40. حَدَّثَنَا إِسْحَقُ عَنْ مُسْلِمٍ هُوَ الزَّنْجِيُّ عَنْ ابْنِ أَبِي نَجِيحٍ عَنْ مُجَاهِدٍ قَالَ الْقِنْطَارُ سَبْعُونَ أَلْفَ دِينَارٍ. Telah menceritakan kepada kami [Ishaq] dari [Muslim] ia adalah Az Zanji, dari [Ibnu Abu Najih] dari [Mujahid] ia berkata; Satu qinthar adalah tujuh puluh ribu dinar. (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Demikian kumpulan hadits pilihan pada sesi ini. Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengamalkan kandungan hadits-hadits yang mulia ini dalam keseharian kita. Fuente del texto: traducción quran-json (CC-BY-4.0) y tafsir almacenado en la base de datos ULYAH. Compilado automáticamente por el motor de contenido ULYAH sin agregar reclamos fuera de la fuente.

Next →

Kajian Hadits Shahih — Sesi 954 (40 Hadits)

Estudio Sahih Hadith - Sesión 953 (40 Hadith) — Dawa